Pilih Mana: Gratisan Tapi Terganggu atau Bayar Suka-Suka?


 Kebetulan saya ada waktu pas jam makan siang, buka-buka blog dan ada ide untuk menambahkan tulisan tentang Bali Royal Resort.  Dari beberapa komentar yang masuk, ternyata Bali Royal Resort atau Karma Royal telah merambah jakarta melalui kantor di Gandaria City.  Banyak komentar yang diiming-imingi voucher menginap gratis ke Bali asal mengikuti presentasi yang mereka lakukan.

Kejadian ini walaupun tidak persis sama seperti yang saya hadapi dulu, baca  https://baliroyalresort.wordpress.com/2012/05/21/bali-royal-resort-kronologis/, tapi kejadiannya sedikit banyak mirip, calon konsumen diiming-imingi voucher menginap gratis asal ikut presentasi yang mereka lakukan, bahkan beberapa komentar bilang dijemput melalui kendaraan mereka, persis dengan kejadian yang menimpa saya dulu.

Tulisan kali ini tidak membahas presentasi Sales Marketingnya Karma Royal yang ada di Gandaria City, saya hanya ingin mengingatkan Anda sekalian tentang Voucher Gratis menginap hotel bintang dan makan gratis.

Kata orang, mana ada yang beneran murni gratis, tidak mungkinlah alias nonsense.  Sehebat-hebatnya gratisan juga pasti harus dibayar minimal dengan waktu kita.  Walaupun tidak dibayar dengan uang tapi dibayar dengan waktu dan kesabaran.  Dengan demikian tidak gratis lah, artinya bayar juga kan?

Sahabat, bila Anda ingin berlibur, apalagi berlibur ke Bali, tentu Anda telah merencanakan dengan matang biaya dan pengeluaran untuk liburan tersebut.  Biaya akomodasi adalah salah satu biaya yang cukup besar untuk liburan biasanya berkisar 30 s.d. 60 persen setelah transport.

Dari kasus yang menimpa saya, saya hanya ingin memberikan saran.  Pemakaian voucher gratis hotel yang dibayar dengan waktu Anda mengikuti presentasi tidaklah sebanding.  Voucher gratis yang saya dapatkan dulu sudah saya robek-robek dan saya buang bahkan tidak kepikiran untuk diberikan ke orang lain apalagi untuk dijual.  Saya takut, hal yang sama terjadi dengan teman/kerabat dan sahabat saya.

Bagi Anda yang belum membaca kasus sial yang menimpa saya, coba baca link diatas tentang kronologis Bali Royal Resort.  Buat saya kedepan, lebih baik saya bayar sedikit lebih mahal tapi suka-suka ketimbang gratisan (itu juga klo bener lho, banyak komentar yang mengecewakan) tapi ribet, tertanggu, dan bernasib sial seperti saya.

Perihal

Liburan ke Bali seharusnya memberikan kenangan indah, namun jadi berantakan gara-gara terjerat oleh marketing PT. Permata Bahari Mandiri, pemasar Bali Royal Resort Club. Saya yakin dan percaya, kebaikan akan dibalas dengan kebaikan dan kejahatan akan dibalas dengan balasan yang setimpal pula. Kalo tidak didunia ya diakhirat. Mohon maaf kepada para sales marketing PT. PBM atau afiliasi Bali Royal Resort yang memaki-maki saya karena calon korban terselamatkan dengan membaca blog ini. Saran saya: Rejeki itu terhampar luas, Tuhan sudah menyediakan buat Anda semua, carilah yang halal ingat bukan Anda saja yang makan tapi anak, istri dan mungkin saudara-saudara Anda. Mudah2an Allah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada Anda semua. :)

Tagged with: , , , , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam 2013
23 comments on “Pilih Mana: Gratisan Tapi Terganggu atau Bayar Suka-Suka?
  1. Johan mengatakan:

    Sebenarnya penawaran Hotel Gratis dari Karma Royal ini benar dan tidak masalah. Saya sudah 2x diundang dan saya ambil dua2nya🙂.
    Tapi yang ke dua ini agak terlihat ciri2 kebohongannya.
    – Voucher Hotel yang terdaftar di gambar voucher berbeda sekali dengan yang dikasih kemudian, dengan alasan hotel2 tsb sudah Full Booked. Saya sih dari awal dah pesimis bisa mendapatkan free resort kelas bintang 5, jadi tidak terlalu kecewa dimana akhirnya hanya mendapatkan Hotel Jatra.
    – Kami diharuskan mengikuti presentasi di Gandaria City dan kemudian mengikuti visit ke Resort di Bali, tapi ternyata di Bali kami diharuskan mengikuti presentasi lagi. sebelumnya kami sudah berdebat tidak mau ikut presentasi lagi, krn janjinya hanya ikut lihat resortnya saja. Kemudian dateng manager yg jelek, gendut dan ompong, yg mengatakan harus tetap ikut atau diajak keliling melihat resort selama 5 jam, krn disana tercantum minimal waktu presentasi 1jam, jadi bisa lebih dari 1jam.
    Akhirnya saya diam dengan marketing CW nya, dan hanya duduk2 saja, tapi daripada bengong saya ajak untuk visit ke karma kandara, akhirnya sesi terakhir ampir ribut lagi dengan si gendut jelek ompong itu, yang dengan seenaknya ngomong mau nya gratis saja.
    untung marketing itu menenangkan saya, dan mempersilakan saya keluar dengan sopan.

    Mana mungkin jika perusahaan ini PROFESIONAL DAN INTERNASIONAL memiliki MANAGER yang BODOH dan tidak PROFESIONAL. yang bisa ngomong dan ngeboong seenaknya. masa dia menawarkan tiket tour ke amerika seharga 40jt, sudah terlihat sekali kebohongan disini.

    Untuk itu, yang tetep mao hotel gratis, ambil aja, krn itu benar, tp jangan pernah ikut join. bilang aja tidak tertarik, terserah mereka ngomong apa. waktu yang hilang sekitar 3jam. bagi saya 3 jam masih ok lah🙂

    • Gw yang merasa kecewa mengatakan:

      Turut berduka pak atas yang terjadi. Tentu liburan jadi sangat terganggu dan tidak nyaman karena bapak dan keluarga jadi jengkel. Namun demikian, bapak masih patut bersyukur tidak menjadi korban penjualan agresif mereka.

  2. Holiq mengatakan:

    Saya juga baru sign kontrak kemarin, dengan deposit 50 %, setelah sadar dan banyak baca keluhan di forum saya jadi ingin membatalkan juga.
    Bagaimana akhirnya untuk kasus yang tahun lalu apakah sampai saat ini sudah ada jalan keluar atau masih gantung ???
    Mending nyicil apartemen saja dari pada mikirin liburan yang gak jelas begini …

  3. s3ndy mengatakan:

    Aku mungkin salah satu korabn, sampai sekarang masih bayar cicilannya Club Bali.
    Gimana soal pembatalan anggota? apakah uang akhirnya dikembalikan semua? mohon pencerahannya.

    Ini link pembahasan saya & dari beberapa rekan kaskuser lainnya: http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015739578/club-bali—liburan-berkedok-penipuan-jutaan-rupiah-atau-bukan

  4. suhartono mengatakan:

    Pengalaman saya ikut juga merasa sangat dipaksa…dikelilingi oleh 3 orang sambil mengalihkan pembicaraan yg sangat detail…Dimana marketingnya sedikit aneh…krn pembayarannya melalui debit BCA tdk bisa, kami diantar menuju atm terdekat. Anehnya sdh ikut, mereka malah minta uang tips ke saya…..Fasilitasntya blm saya coba, baru mau pakai besuk….semoga tdk mengecewakan…

    • John mengatakan:

      Bro
      boleh sharing gimana kelanjutan kontrak anda dengan karma royal ?

      • Iphays mengatakan:

        sampai hari ini uang saya belum kembali, sesuai janji lulu (Marketing Officer), bila keputusan pengadilan inkracht maka akan ditindaklanjuti. saya pikir kasusnya saja tidak diproses bagaimana mau inkracht. saya berharap tidak ada lagi “korban” seperti saya dan saya sudah tidak berharap uang saya akan kembali.

  5. anggriyani mengatakan:

    saya ky kerbau dicocok hidung tgl 26 jun sy terjerat dan teken dan sdh byr. malamnya saya iseng iseng baca blog ini dan sy lakukan pembatalan dengan mencari lawyer di denpasar, bila ada yang mau ikut class action mungkin akan sangat membantu untuk terhasil kata si lawyer. hub saya di 087774756259 anggriyani. saya tunggu…….

  6. ragu ragu mengatakan:

    Sy jg semalam menghadiri presentasi mngenai goodway vacation club, dan dbujuk2 sdkit maksa tuk ikut member. Sy deposit uang skitr 2jt an yg mana setengah dbyar debit dan seprohny lg dbayar pke cc. Stelah itu sy dkasih voucher grtis menginap d goodway hotel 3hr 2malam. Stelah mmbaca komentr teman2 dsni, sy mjd ragu.

  7. kenzo kollen mengatakan:

    Ya Allah,, saya baru saja bergabung di KRG. Tolong sarannya teman-teman, bagaimana kedepannya. Sebenarnya saya belum merasa tertipu, karena saya baru membayar 10% uang muka dan saya sduah tantda tangan kontrak diatas materai, saya juga belum menggunakan voucher hotel gratis yang diberikan. tetapi setelahs aya fikir-fikir. saya keberatan di biaya maintenance yang lumayan terkuras. mohon sarannya, terima kasih.

    • laporkan ke jokowi tutup bali royal resort mengatakan:

      Jangan harap yg 10% nya kembali. Tutup segera kartu kredit jika sudah diberikan ke mereka no kartu anda. Cicilan nanti seenaknya mereka di autodebit dari kartu kredit anda.
      Mari Laporkan ke YLKI atau Pak Jokowi sekalian supaya bisnis tipu tipu seperti ini segera dilarang secara hukum. Ini bisnis timeshare, search aja di internet, gaya nya seolah menguntungkan, padahal jebakan mereka itu luar biasa. Jaman gini hotel sudah murah, bayangkan iuran tahunan yg 700 -800 usd saja sudah cukup bayar hotel anda yg suka suka pilih waktu dan lokasi nya. Sementara anda hanya dapat tempat tak jelas bisa nginap atau tidak dan jauh dari harapan anda di resort mereka. Gila sekali mereka mengikat konsumen nya utk membiayai perawatan dan seluruh bisni mereka. Karma kandara memang resort bagus, tapi liat saja emang bisa dapat bebas nginap di situ? Anda hanya bisa dapat sekelas resort mereka yg di sanur saja. Dan anda tau? Kalau bagus gak mungkin di depan nya di lobby nya ada spanduk tertulis “DIJUAL”

      Tutup semua kartu kredit anda yg di kenal mereka. Bukan ganti nomor saja atau laporan hilang, ganti baru saja biar aman.

    • priski mengatakan:

      Adakah update dr status keanggotaan member bapak? Mohon info

    • priski mengatakan:

      Adakah update dr status keanggotaan member bapak/ibu sekalian sampai dengan hr ini? Mohon info. Saya dan suami mengalami hal serupa kemarin.
      Suami saya membayarkan dp 10%. Ketika kembali ke hotel (di bali) saya mulai mencari tahu ttg ini.

      Saya berusaha mengkontak si “konsultan” yg sudah membuat saya menghabiskan wkt liburan saya di kantor mereka, namun belom ada tanggapan.

      Mohon update dr bapak/ibu yg pernah mengalami hal serupa.

  8. kenzo kollen mengatakan:

    jika booleh saya ingin sharing bagi yang sudah putus kotrak dan uangnya sudah dikembalikan, bagaimana prosesnya. terima kasih.

  9. sikunir mengatakan:

    semoga semua permasalah lekas kelar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: