Status 23 Mei 2012


Hari ini, Rabu, 23 Mei 2012, saya kembali menelepon Bali Royal Resort di 0361-764082, minta dihubungkan dengan Ibu Ermi, gak tau juga siapa ibu Ermi, dari marketingnya kalo mau tanya lebih jauh hubungi Ibu Ermi saja, tidak ada dan diangkat oleh Ibu Dayu.  Dari logatnya, Ibu Dayu adalah orang Bali.

Saya mengatakan, saya sudah berkirim email 2 (dua) kali ke ibu Lulu melalui ownerrelations@royalperspective.com, namun sampai saat ini, email saya tidak direspon sama sekali.  Saya menjelaskan pula, bahwa saya sudah berkirim email ke Crown Finances Service Ltd (CFS) agar CFS tidak memberikan pendanaan terhadap keanggotaan saya (royalty gold club), dan CFS sudah menyetujuinya.

Saya sampaikan saya ingin membatalkan membership dan menginginkan uang saya dikembalikan.  Ibu dayu mempertanyakan kenapa saya ingin keluar apa pertimbangannya.  Saya jelaskan bahwa saya merasa keberatan atas perjanjian yang berat sebelah, saya jelaskan seperti yang saya tulis tentang Perjanjian yang Tidak Masuk Akal, dan saya sampaikan pula banyak komplain di internet tentang perusahaan Anda.

Nampaknya, mereka melunak tidak lagi mengumbar bahwa perjanjian tidak bisa batal dan uang hangus!  Saya sangat yakin, mereka pun paham bahwa perjanjian yang mereka buat itu tidak punya landasan hukum yang kuat di Indonesia.  Akhirnya, ibu Dayu menawarkan “solusi terbaik” menurut versinya, bagaimana bila member saya di downgrade jadi 3 tahun dari 25 tahun dengan tambahan $500 (jadi nilainya $2.500) dan $600 management charge per tahun.

Saya bilang saya tidak tertarik, saya tidak mungkin berlibur sepanjang tahun.  Paling juga kalo berlibur sekali atau dua kali dalam 1 tahun.  Saya minta agar uang saya dikembalikan saja.  Menurut dia, direkturnya lagi di India dan baru pulang bulan Juni.  Saya diminta menunggu pertengahan Juni, dia tidak berwenang untuk memutuskan.  Entah benar atau tidak.  Yang jelas, hal ini membuat saya sebagai konsumen semakin dongkol saja.  Saya berusaha untuk bicara dan diskusi baik-baik, namun janji Anda saya tunggu.  Bila dalam 1 bulan tidak ada kabar, maka saya akan mengambil langkah hukum.  Telepon diakhiri.

Perihal

Liburan ke Bali seharusnya memberikan kenangan indah, namun jadi berantakan gara-gara terjerat oleh marketing PT. Permata Bahari Mandiri, pemasar Bali Royal Resort Club. Saya yakin dan percaya, kebaikan akan dibalas dengan kebaikan dan kejahatan akan dibalas dengan balasan yang setimpal pula. Kalo tidak didunia ya diakhirat. Mohon maaf kepada para sales marketing PT. PBM atau afiliasi Bali Royal Resort yang memaki-maki saya karena calon korban terselamatkan dengan membaca blog ini. Saran saya: Rejeki itu terhampar luas, Tuhan sudah menyediakan buat Anda semua, carilah yang halal ingat bukan Anda saja yang makan tapi anak, istri dan mungkin saudara-saudara Anda. Mudah2an Allah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada Anda semua. :)

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam 2012
34 comments on “Status 23 Mei 2012
  1. aria mengatakan:

    Boss….thank utk blog ini…gw baru balik dari Bali selasa kemarin (22/05/2012) dan gw sudah sign contract hari senin 921/05/2012). Gw jg sudah bayar DP nya…kalo mmg bener scam, gmn cara balikin duitnya yaa? hiks

  2. Gw yang merasa kecewa mengatakan:

    Untuk aria, saya tidak berani bilang bahwa ini scam!!, karena bagaimana bisa saya simpulkan bahwa ini scam, toh saya belum pernah mencoba layanannya! Namun perlu dipertimbangkan, dari banyak komplain di internet, baca tulisan saya yang lain, program ownership holiday…, banyak yang mengatakan scam coba cek link-link yang saya kutip.
    Yang jadi keberatan saya adalah perjanjiaannya yang sangat tidak adil!! Kalaupun anda meneruskan perjanjian tersebut, anda: 1. tidak bisa keluar (menurut versi perjanjian mereka tentunya) 2. kalo gagal bayar, hak Anda sebagai member dicabut semuanya, namun, kewajiban atau tunggakan tetap harus bayar kepada Lembaga Pembiayaan dalam hal ini CFS. 3. Kalo layanannya, misalnya: sangat tidak memadai, (booking resort aja harus 45 hari minimal sebelum kita check in, coba baca di buku petunjuknya), belum kalo full terus dan apa yang diomongin oleh marketingnya tidak sesuai kenyataaan, dari complain di internet banyak yang ngomong gitu (bisa benar bisa tidak!). Tapi at least, kalo hal itu benaran terjadi gimana? apa tetap Anda mau bayar terus member Anda, padahal management charge semakin tahun semakin mahal, karena naik terus. Logisnya: gak dong!!, tapi celakanya perjanjian Anda tidak bisa dibatalkan. Kan konyol……..
    Saran saya kalo Anda konservatif seperti saya, perjanjian bisa dibatalkan, email aja dulu ke CFS, trus ke royal resort.

  3. aria mengatakan:

    Ya bro. Gw memang mencoba menyikapi kejadian ini dengan hati2, dengan cara telpon ke hotel2/resorts di listing mereka. Utk karma kandara memang lebih murah dibandingkan dengan lewat agoda. (waktu nelpon ngakunya belum jd member) tapi gw jg sudah baca uraian bro dan setuju dengan detil2 yg bro sampaikan. Gw mmg gak bs ngebayangin harus nawar2in “7 hari free” per tahun dgn tujuan untuk menutupi annual membership maintainance fee…gak kebayang, gw liburan aja belom tentu setahun sekali untuk saat ini..so, gw sendiri merasa tolol, tp tetap berharap DP bs pulang walaupun saat sign the contract tangan gw gak dipegangin mereka😦 akhirnya gw coba cara sandingan, yaitu nelp ke kartu kredit gw dan mohon dibatalkan, tp merka bilang ga bisa dan hanya bisa melaui merchant alias karmaroyalresorts sendiri…gw coba memberikan alasan bhw atas transaksi ini ada dugaan penipuan dan andai mereka tetap meng approve maka gw surrender gak mw bayar …akhirnya pihak kartu kredit ngasih solusi gw disuruh bikin surat permohonan (baru tadi pagi gw buat) dan belom tau apa hasilnya. Sekitar 3 jam lalu dari saat gw ketik ini, gw dikontak oleh seorang cewek (Lulu klo ga salah) WN Singapore, bs bahasa indonesia sebentar trus minta komunikasi bhs inggris, dan lgs nerocos soal kelebihan2 KRR, gw interupt gw bilang gw dalam keraguan untuk lanjut krn gw browsing internet dan menemukan banyak sekali complaint dan gugatan pula. Dia mencoba jelaskan bahwa itu dilakukan oleh orang2 yang kecewa krn tdk bs bergabung pdhl sdh dikasih kesempatan saat interview, dan tidak ada yang namanya class action sepertin di http://www.bali-lawyers.com. menurut dia itu hanya 1 – 2 orang yang menggugat dan mereka yakin akan menang.
    so, setelah itu gw lgs telp ke hp nya lawyer yang gugat class action, diangkat oleh seorang perempuang ngakunya istrinya, dan gw tanya2 tapi dia bilang ga tau apa2, suaminya lg tidur, nt telp balik. gw tanya: bapak lawyer warga negara apa? kata dia: orang bali keturunan india.
    sampe disini perjuangan gw belum berlanjut. benar bahwa gw juga (sama sperti bro) blm pakai layanannya, tapi gw ga bs ngebayang minimal bayar 7 jutaan setahun untuk member yg belum tentu gw gunakan.

    • Gw yang merasa kecewa mengatakan:

      aria: saya pun sama, memblok seluruh kartu kredit saya, bahkan 2 kartu kredit saya blok (soalnya ketika mereka gesek, yang satunya mantul, yang lainnya masuk, tapi 22nya pernah dicoba mereka, amannya langsung saya blok). Jadi ke bank yang nerbitkan cc bilang minta kartunya diblok aja, klo ngeblok khusus transaksi mereka memang susah, ganti aja nomor kartunya gak ngaruhkan kecuali agan sudah transaksi dengan pihak lain pake cicilan jadi harus diurus dengan kartu baru. kartu baru berkisar 1 minggu sampai 2 minggu.

      Perusahaan yang reputable tidak mungkin membiarkan complain bertebaran di internet, minimal mereka pasti merespon, misalnya, meminta maaf atas pelayanan yang kurang dst, dan bila ternyata komplain itu palsu tentu bisa dituntut balik dengan alasan pencemaran nama baik. Agan sudah lihat, link-link yang saya kutip, banyak komplain disitu namun tidak satu pun, komentar resmi diberikan dari Bali Royal Resort (penyelenggarannya International Emerging Market Inc., marketingnya PT. Permata Bahari Mandiri) yang merespon komplain-komplain tersebut. Menurut saya ini aneh!! Patut curiga dong, masa dijelek-jelekin gak berani nuntut balik.

      Masalah bali lawyers, saya sudah berkirim email ke mereka, sampai sekarang memang belum ada tanggapan. Tidak tahu juga apakah kasusnya jadi di proses oleh pengadilan atau tidak? kalau didaftarkan sih sudah. SAya tanya perkembangannya sudah sampai mana, mereka belum jawab. Namun, sekali lagi, bila IEM Inc., PT. Permata Bahari Mandiri punya niatan untuk menjaga nama baik perusahaannya. Bagaimana mungkin tinggal diam saja. Mereka sudah dipojokan, sudah dijelek2an diinternet koq gak beri respon-respon juga??? Kan aneh? Jangan-jangan seluruh info itu benar? Satu lagi, sudah 2 kali saya berkirim email ke lulu melalui ownerrelations@royalperspective.com. Koq tidak dibalas2, bila mereka reputable harusnya fast response terhadap complain pelanggan, apalagi pelanggan yang mau keluar dari perjanjian kan sangat merugikan mereka? Sampai akhirnya saya telepon, ternyata mereka sudah tau dan sudah terima email dari saya!! No response at all. Itu yang disayangkan!

      Nah sekarang tergantung agan, mau lanjut atau tidak??

  4. aria mengatakan:

    “Perusahaan yang reputable tidak mungkin membiarkan complain bertebaran di internet, minimal mereka pasti merespon, misalnya, meminta maaf atas pelayanan yang kurang dst, dan bila ternyata komplain itu palsu tentu bisa dituntut balik dengan alasan pencemaran nama baik.” Bro, ini yg gw sampaikan ke Lulu…! itu lah yg membuat gw ragu atas kevaliditasan KRR

    soal email yg nggantung dan gak ada kelanjutan, bahkan malah dijawab dgn auto reply, itu jg sduah terjadi sejak 2009 tp tidak ada klarifikasi…

    btw, bro mohon ijin copy paste edit surat bro ke CFS, mgkn nt malem gw send, lg nunggu persetujuan bini X_X

  5. aria mengatakan:

    bro, gw sdh kirim email ke Lulu dan CSF…boleh tau, apa yg bro rencanain skrg? gw lg timbang2 bergabung dgn class action

  6. mr baligate victim mengatakan:

    Saya baru kemarin sign untuk jadi member dan 10 juta melayang. Setelah sadar saya mengerti bahwa ini permainan yang sangat merugikan konsumen. Saya masuk dalam permainan mereka dan kena, karena iming-iming link kerjasama dengan jaringan hotel yang ternyata tidak seperti yang dijanjikan, apa lagi ICE, saya browsing jaringan hotel ini tidak ada. Bagi rekan-rekan yang sudah membayar 25 persen lebih, tolong sharing apakah bisa menggunakan pasword ke jaringan hotel yang dimaksud. Saya tertarik karena katanya KAHA tour memakai jasa mereka. Tapi saya sangat meragukan kebenarannya. Saya terperosok karena hitungan hitungan bila dibisniskan akan menguntungkan. Dengan mencari teman 10 orang masing-masiing keluar 10 juta rencana kita bisa buka tour yang akan memberikan diskon hotel yang cukup lumayan. Untunglah belum sampai menghubungi teman-teman lain, karena hal ini adalah suatu kebodohan….

    Oh…Bahari… Kejamnya kalian, memeras milik orang dengan tipuan yang meyakinkan…

  7. Victim of PT RRI mengatakan:

    Saya jg sdh jd korban, hanya sekedar sharing saja :
    1. Jgn terpancing emosi pada waktu meka presentasi,maksudnya emosi untuk membeli product mereka. Saya diperkenalkan karma royal, ehh ternyata waktu ikin kontrAk pake nama PT Royal Resort Indonesia.
    2.Apabila disuruh paraf diperjanjian kontrak jangan mau kecuali mereka membacakan secara jelas dan rinci 1 per 1 dan menjelasakan arti setiap bahasa hukumnya karena bahasa hukum banyak arti yang tergantung siapa yang mengartikannya.
    3.pake akal sehat dan logika.

    Setelah saya menjadi korban, perlu kita hitung kekuatan untuk memperkarakan mereka karena mereka sudah bekerja ini sudah lama dan sudah terancang dengan rapi dan keuangan yang kuat. Kira” maksud saya kl di Indonesia ibarat kata kl hilang kambing bisa jadi hilang sapi. Mereka juga sangat mengerti hukum di Indonesia.

    Kl pendapat saya ini bagian dari suatu kejahatan dibidang ekonomi yang harus dibuktikan dengan ahli yang terkait.
    Semoga ada korban dari pejabat/aparat hukum supaya mereka pihak penyelenggara bisa kena batunya…..

  8. gw keblinger mengatakan:

    gimana gan uu 8 1999 perlindungan konsumen .? bukankah kontrak mereka bertentangan dengan undang – undang tsb..?
    gw korban juga..

  9. WJW - Victim PT.RRI #02 mengatakan:

    Hi Thanku nih buat info2nya. Skrg gw juga udah jadi member dari PT. Royal Resort International (RRI) Desember 2012. Dengan perusahaan yang menghandle finance cicilan nya adalah PT. Adi Mahkota Royal.

    I assumed ini company yg sama dengan Bali Royal Resort. Karena they have contact persons yang sama sebagaimana yg telah disebutkan:
    bu Ermi & Dayu.

    Status finance application Gw skrg sudah lakukan DP -+50%. But after gw searched & read so many negative news about RRI services gw jadi sangat ragu.

    I am thinking utk cancell 1 pihak apa pasti bisa? Anda berharap DP nya bisa dikembalikan. What do u think guys? minta petunjuk donk.
    & Seberapa jauh http://www.bali-lawyers.com/contact-center.html bisa membantu kita, apa pernah ada yang kontak?

  10. hency mengatakan:

    saya juga salah satu korban royal grup…nyesal jg sudah terpengaruh…tapi sudah kubatalkan sesuai saran teman2…bgm dengan uang muka yang sudah terlanjur disetor? ktnya tidak bisa dikembalikan lagi? bgm pengalaman teman2 yang lain utk memperjuangkan uang kita? mohon kalo ada infonya …..

  11. Michael mengatakan:

    waktu presentasi kan ditawarkan voucher hotel 4 hr 3 mlm apakah benar?apakah bisa digunakan

  12. Michael mengatakan:

    waktu mau reservasi hotel di PT.Royal Resorts International, nomor telpon yang tertera pada formulir bisa dihubungin, tetapi disuruh menghubungi Bali Gateway (?)
    Apakah itu betul-betul prosedurnya??

  13. kampoeng.batu mengatakan:

    Kalo memang uang deposit sudah tidak bisa dikembalikan lagi dan gugatan balik juga sudah tidak berhasil mungkin ada baiknya rekan-rekan menjual Royalty Gold Club yang dimiliki di website yang menperjualbelikan timeshare seperti http://www.sellmytimesharenow.com/ atau bisa juga mencari digoogle.

    • Iphays mengatakan:

      bro kampoeng.batu itu artinya mencoba menjual masalah kepada orang lain. Kami pikir bagi orang-orang biasa seperti saya yang liburannya memanfaatkan penginapan/hotel cuma 1 tahun sekali, (setelah dipertimbangkan matang-matang) tidaklah penting untuk memiliki keanggotaan timeshare. Belum lagi, timeshare bali royal resort club terlalu banyak komplain dan masalah. Walaupun informasi dari internet tidak sepenuhnya akurat, saya pikir perusahaan yang bonafid tidak akan membiarkan nama baiknya tercoreng moreng. Saya dapat voucher gratis, saya juga kehilangan 20juta rupiah tanpa pernah menikmati fasilitasnya karena “ngeri” membaca kontrak yang saya tandatangani tanpa diperbolehkan saya mempelajari lebih dalam (silahkan detailnya baca di kronologis royalresort). Voucher menginap gratis akhirnya saya robek, tidak terpikirkan sama sekali untuk dijual karena saya khawatir kejadian yang menimpa saya terjadi kepada orang lain. Biarlah saya yang mengalami kejadian itu, semoga orang lain dapat terselamatkan. Indahnya berbagi, pengalaman orang lain adalah guru yang berharga!

  14. hency mengatakan:

    buat sdr/i bcool, hati2 ya….sudah banyak yang tertipu….saya salah satu korbannya….coba baca baik2 klausul2 di kontraknya….terutama yang bagian belakang….wuih ngeri banget….terserah sdr/i deh, yg pasti kalo saya tidak mau lg berurusan dg org2 spt mereka….

  15. Bcool mengatakan:

    Akhirnya saya membatalkan member saya walaupun sudah terlanjur membayar dp pertama sebesar 35jt. Alasan saya membatalkan adalah, pihak K resort tidak memberikan hotel yg sesuai pd saat mrk menjualnya kpd sya. Contoh, sya plan utk ke jepang bulan feb 2014, salesnya menunjukan di website mrk dgn log in & pswrd mrk (yg pembeli member tdk akan dapat stelah pembayaran lunas), mrk menunjukan bahwa sya bisa menginap di citadine shinjuku dgn sistem pembayaran member K resort, saya tertarik makanya sya beli saat itu jg krn sya pikir hotel di jepang jg akan mahal utk sekelas citadine bila membayar hrga regular.
    2minggu kmudian sya pnasaran utk mlihat kembali apakah benar citadine di shinjuku bisa dipakai dgn member K resort. Lalu sya tlp ke bali dgn ibu eni (logatnya org bali), dia berusaha meyakinkan sya bahwa citadine bisa dipakai, akan tetapi stlh sya memaksa bahwa sya akan memutuskan pembayaran sya bila K resort tdk dapat menunjukkan bahwa citadine shinjuku bisa dipakai dgn member K resort….baru dia memberikan username & pswrd login ke oddysey website. Dan ternyata benar saja dugaan sya,citadine shinjuku yg sya mau tdk ada di odysey. Yg ada di oddysey hotel2 kelas bintang 3 dan terlihat dri bbrp foto hotelnya tidak terawat. Dan sekedar tambahan jg, stlg sya signup dgn K resort, mrk selalu send email yg isinya terlalu mempromosikan hotel2 di india,tdk ada sama sekali hotel2 kelas bintang 5 yg mrk tunjukan wktu sya signup. Dari situ sya baru sadar bahwa ini scam yg menjanjikan hotel2 bintang 5 tetapi yg anda trima hanya hotel2 bintang 3 dan lokasinya yg jauuuuuh dari pusat kota/keramaian.
    Jika anda tertarik utk melihat email2 penawaran resort mrk kirimkan, sya dgn senang hati akan memforwardnya.email saya saja ke bcool80@hotmail.com

  16. Ari Nugroho mengatakan:

    bagi yang ingin menggugat PT ini hayuu kita barengan kumpul .. jangan sendiri2 pecuma koar2 tapi mereka masih saja beraktifitas

  17. anggriyani mengatakan:

    saya korban jeratan mereka dan akan melakukan gugatan karena sangat tidak terima uang saya lenyap, bayangkan kok bisa tololnya saya ini teken kontrak yang super membodohi seperti itu. saya sudah hub lawyer di denpasar dan disarankan juga untuk class action yang pasti akan berhasil jika rame2 gitu. pls temen2 hub saya di 087774756259 anggriyani. mari berjuang untuk hak kita……..

    • Rony mengatakan:

      Sy jg kena kawan2, bulan februari thn 2014 lalu jg sy masuk dlm jebakan mereka, sdh byr deposit 25%, cicilan perbulan rp 1.754.177 k pt.adhi mahkota royal udh termsuk asuransi ktnya udh sy byr slma 1,5 thn, biaya administrasi rp 2,5 jt plus management charge thn pertama jg sdh d byr 10 jt an lebih, smpat sy gunakan 2 x resort nya yg d jimbaran sm sanur, skrng sy mulai sadar atas kebodohan sy, gmna cara nya sy mau berhenti dn mnta kelebihan pmbyran uang yg sdh sy byr, gmna kl kt bersatu memperjuangkan uang kt bs kmbali teman2.

  18. Stefi Tangke mengatakan:

    Hi Pak Iphays

    Saya dan suami jg ingin membatalkan keanggotaan Karma Royal Group/ Odyssey, pak.

    Saya udah kirim email ke ymail bapak baru aja. Tolong direspon pak.

    Terima kasih.

  19. Ayuni mengatakan:

    Sy baru join 6 hr lalu dan skr sy menyesal gmn caranya sy bs putusin kontrak ya? Ada yg bs bantu ? Bs email sy di tuan_poetrii@yahoo.com

    Dg ayuni
    081317799622

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: