Kronologis Bali Royal Resort


Bali oh Bali………
Lumayan ada harpitnas, trus ngambil cuti empat hari, dapet libur 10 hari. Saya pikir dengan liburan selama 10 hari akan mengembalikan suasana hati dan fikiran menjadi lebih fresh setelah bersitegang dengan begitu banyak pekerjaan yang tidak ada habis-habisnya.
Saya dan keluarga putuskan untuk berlibur ke Bali selama 3 malam 4 hari. Wow, liburan yang asyik dan akan menjadi yang luar biasa, berangkat bareng istri tercinta dan anak-anak. Wah pastinya sangat mengesankan.
Terbang hari jumat, tanggal 11 Mei 2012, nginep di Aston Hotel Kuta, not badlah.. bersih walaupun agak sempit. Hari pertama kita hanya menyimpan barang, makan malam dan langsung istirahat. Hari kedua, ke Bedugul, tanah lot, dan mampir di Joger. Makanan oke, tempat wisata oke, walau disertai hujan cukup deras kita terus jalan saja sambil hujan menikmati deburan ombak tanah lot.
Hari menjelang senja, kita pulang lagi ke kuta dan istirahat. Hari ketiga, saya ajak keluarga melihat pantai kuta yang indah, pagi sampai siang. Berenang, tepatnya basah-basahan dengan anak-anak, sambil dijepret dan nampang sedikit. Akhirnya siang pulang ke hotel, istirahat sebentar dan sore rencananya cari oleh-oleh. Dapatlah rekomendasi dari teman driver kita, Bli Ketut menuju ke Kresna Depstore, dan disinilah awal musibah terjadi……….
Istri saya mengisi semacam undian berhadiah tepatnya mungkin kuisioner,isi nama bla bla dan nomor handphone. Si pemberi kuisioner mengatakan bahwa ini adalah undian menginap gratis selama 7 malam untuk liburan berikutnya di bali. Jam 6 sore, telepon berdering, istri saya ditelepon. Jackpot, baru ngisi tadi sore sudah pengumuman pemenang, surprise…kita menang undian berlibur menginap 7 hari ke Bali untuk liburan berikutnya dan dapat voucher makan di restoran jimbaran bali. Kapan kita ke Bali lagi yah, seru anak-anak. Wow, Bali oh Bali indah nian dikau……..
Esok harinya, hari keempat, kita sudah siap-siap beres-beres untuk pulang ke Jakarta. Flight berangkat jam 3.20. Jam 10 pagi telepon berdering lagi, kali ini saya yang mengangkat telepon. Ngakunya dari Komang Wijaya Hotel Jimbaran, dan mengingatkan bahwa saya beruntung dapat undian gratis menginap 7 hari di Bali untuk liburan berikutnya. Untuk itu saya dan istri diminta untuk mengambil voucher liburan gratis dan voucher makan gratis di Hotel Jimbaran. Selama ini saya selalu berpikir kritis, logis dan sedikit curiga, maka saya coba klarifikasi ke Khrisna Depstore, ternyata Khrisna belum membuka undian bagi para pelanggannya. Ah sialan, dikira beneran undian berhadiah dari Khrisna Depstore, saya tanya istri iya memang ngisi semacam kuisioner tapi bukan kupon dari Khrisna Depstore tapi memang ngisinya di Khrisna Depstore. Walah, saya yakin ini pasti penipuan. So biarin aja kalo begitu.
Setengah jam berikutnya telepon berdering lagi, bahwa saya dan istri menang undian dan dapat diambil di Hotel Jimbaran Bali, saya klarifikasi apakah dari Khrisna Depstore? Bukan jawabnya, tapi dari Hotel Jimbaran, trus saya tanya lagi kalo saya ambil voucher tersebut apakah saya harus membeli produk? Tidak ada yang perlu dibeli ini murni gratis, ini murni hadiah voucher liburan, bagi 10 orang wisatawan domestik dan 10 orang wisatawan asing. Pemenangnya berdasarkan hasil random, dan Anda selamat telah menjadi pemengan. Untuk mengambil voucher ke hotel jimbaran, nanti dijemput dengan kendaraan, atau kalo naik taksi nanti uang taksinya diberikan penggantian.
Kami sampaikan kami tidak tertarik, karena kita akan pulang dan harus ada dibandara jam 2 siang paling telat. Telepon saya tutup. Eh, telepon berdering lagi, dia sedikit memaksa bahwa dia sudah perintahkan supirnya untuk menjemput saya dan istri jam 12 siang ke hotel kami menginap, perjalanan ke hotel jimbaran paling 15 menit dan untuk dapat mengambil voucher tersebut ada sesi tanya jawab selama 1 jam, nanti langsung di anter ke bandara, jadi tidak akan terlambat katanya.
Tepat jam 12 siang kami check out dari Hotel Aston Kuta, masih ada waktu sekitar 2 jam, istri meminta untuk membeli oleh-oleh lulur bali yang belum sempet ke beli kemarin. Akhirnya, sambil menuju bandara saya minta teman pengemudi untuk mampir beli lulur dulu. Diperjalanan telepon berdering lagi. Pak saya sudah dihotel untuk jemput bapak, bapak katanya sudah check out, dia terus merayu-rayu lagi agar saya mengambil vouchernya dan dia menjelaskan bahwa sesi tanya jawab cuma 1 jam dan dia menjanjikan bahwa saya tidak akan terlambat ke bandara. Hanya saja pada saat sesi wawancara bilang saja agar saya kembali tidak hari ini (14 Mei 2012) tapi besok sore tanggal (15 Mei 2012). Dia ingatkan berulang-ulang.
Akhirnya hati saya luluh, kasian juga pikir saya. Sudah jemput ke hotel cape-cape trus gak ketemu. Ok lah yang penting saya tidak terlambat, saya coba saja. Telepon kembali berdering, dia minta bicara dengan driver saya yang orang bali, ternyata Komang Wijaya memberikan petunjuk dimana harus ketemu dan karena keputusan saya jadi untuk ke jimbaran, maka driver menurut saja.
Akhirnya ketemu dengan sopir suruhan Komang Wijaya di Mac Donald, ntah mac donald mana saya lupa, yang jelas deket-deket jimbaran. Akhirnya saya dipandu untuk mengikuti mobil dia dan sampailah di tempat pemasaran Bali Royal Resort di depan hotel continental Jimbaran.
Ketemu dengan bagian administrasi, didata dulu, ditanya punya kartu kredit gold ga? Tanpa punya rasa curiga, saya jawab punya. Skip skip…. katanya wawancara cuma satu jam.
Akhirnya saya diarahkan ketemu dengan Hilda yang belakangan saya tahu dia itu Salesnya PT. Permata Bahari Mandiri, perusahaan yang memasarkan ownership holiday Bali Royal Resort. sAya akui bahwa dia pintar sekali, menjelaskan dengan mengagumkan seolah-olah menghipnotis saya dan istri. Wow luar biasa bahkan sampai-sampai saya memutuskan untuk menunda keberangkat penerbangan kami yang dijadwalkan jam 3.20. Sudahlah biar saya selesaikan saja dulu wawancara ini, demi mendapatkan liburan 7 hari gratis sama voucher makan di jimbaran bali yang nilai totalnya US$2.000!!. Toh klo harus batalin pesawat, pindah ke jam yang lebih sore atau malam, nilainya yang harus sy keluarkan tak lebih dari Rp3 juta!! Worth sekali kan? Hitungan yang cerdas….!!
Akhirnya waktu berjalan terus, seperti kebo dicocok hidung, saya terutama, saya dan istri diajak melihat-lihat resortnya beserta seluruh fasilitasnya. Dan saya pun terbuai, gimana gak ada 6.800 resort yang tersebar diseluruh dunia yang bisa saya pakai tidak kenal peak season hanya seharga Rp280.000 an per malam dan unlimited boleh dipakai oleh saya dan oleh siapa saja dengan menggunakan rekomendasi saya. Dahsyat!!. Mau ke Inggris yang suasana resortnya seperti rumah film Harry Potter! Mau ke singapura, ini loh gambar fotonya, kita diajak berfantasi, dan itu merupakan bagian dari pemasaran yang cerdas, seperti terhipnotis saja. Hilda kembali jelaskan bahwa Saya dan keluarga cuman beli tiket promo aja klo liburan sedangkan resortnya bisa dianggap gratis karena sangat murah, apalagi asia Cuma $168 aja (dollar singapure) selama 7 malam. Busyeet deh…….
Skip skip…… akhirnya setelah sesi “wawancara” yang cukup melelahkan namun mengagumkan saya, Hilda memperkenalkan dengan managernya. Ketika managernya datang, siapa juga namanya lupa, bla bla, akhirnya nembak juga mau pilih kepemilikan yang mana Pak? Pasti mahal saya bilang, gak mahal koq, worthlah katanya, terjangkaulah oleh Bapak Ibu yang dua-duanya punya penghasilan. Saat itu saya ditawari yang seharga Us $ 15.000, akal sehat saya masih berontak. Terutama istri, namun ntah setan atau jin apa sehingga akhirnya saya deal dan menandatangani perjanjian kepemilikan super sialan ownership holiday tersebut, saya pilih yang waktu itu terendah US $8.000, uang muka $2.000 (gesek pake kartu kredit dan kartu debet) dan $6.000 dicicil melalui Crown Finance Service (CFS) tanpa agunan, dengan cicilan Rp1,4 juta per tahun. Dengan tempo 5 tahun!!
Pada saat memutuskan untuk tanda tangan, sebenarnya sudah saya bilang saya akan pelajari dulu. Tapi luar biasa, manager beserta pemasarnya nyerocos terus terus sehingga tidak memberikan ruang bagi saya untuk berpikir logis dan panjang yang pada akhirnya dengan tololnya saya tanda tangan juga perjanjian tersebut.
Di tulisan berikutnya akan saya jelaskan, begitu tololnya, atau sialnya saya menandatangani perjanjian yang klausal-klausalnya sangat memberatkan. Dan saya sangat yakin, dalam kondisi yang normal tidak mungkin orang waras akan tanda tangan perjanjian yang seperti itu.

About these ads
Perihal

Liburan ke Bali seharusnya memberikan kenangan indah, namun jadi berantakan gara-gara terjerat oleh marketing PT. Permata Bahari Mandiri, pemasar Bali Royal Resort Club. Saya yakin dan percaya, kebaikan akan dibalas dengan kebaikan dan kejahatan akan dibalas dengan balasan yang setimpal pula. Kalo tidak didunia ya diakhirat. Mohon maaf kepada para sales marketing PT. PBM atau afiliasi Bali Royal Resort yang memaki-maki saya karena calon korban terselamatkan dengan membaca blog ini. Saran saya: Rejeki itu terhampar luas, Tuhan sudah menyediakan buat Anda semua, carilah yang halal ingat bukan Anda saja yang makan tapi anak, istri dan mungkin saudara-saudara Anda. Mudah2an Allah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada Anda semua. :)

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam 2012
165 comments on “Kronologis Bali Royal Resort
  1. dew mengatakan:

    Hi, saya juga barusan ditelp dari nomor +6281297231972 atas nama keisha. Awal2 juga sama seperti yang dibahas teman2 semua di atas, bahwa saya dapat vocher menginap gratis. Terakhirrr setelah ngomong panjang lebar, dia minta email saya untuk dikirimkan invitationnya. Dan mulailah ditanya data2 seperti nama suami, umur, tapiiiiii ga sampai tanya soal kartu kredit gold ada atau enggak. Kenapa? Karena umur suami saya 28. Katanya syarat untuk mendapatkan vocher ini minimal usia suami harus 30 tahun. Ohhhh gituu… ku pikir2 mau kasih gratis kenapa musti ada syarat umur ya? Hahaha.. setelah itu saya langsung tanya mba google dan ketemu blog ini. Ternyata oh ternyata. Tentu saja dia butuh suami yg 30 tahun ke atas. Lebih berprospek buat “ditipu” :D Syukurlah ketemu blog ini, semuanya jadi jelas.

  2. sinta mengatakan:

    Saya pernah mengalami seperti ini di tahun 2007 di Bali dan 2008 ditawari melalui telepon, waktu itu kantor mereka masih di Saharjo, belum di Gandaria.
    Saya heran kenapa penipuan seperti ini,yang jelas2 sudah banyak korbannya kok dibiarkan saja. Apakah tidak ada yang melapor ke polisi atau polisi “membiarkan” saja?

  3. Lee mengatakan:

    Terima kasih mau berbagi. Ini penting buat sodara2 kita yang mau brrlibur ke Bali. Jngan sampai. Liburan indah harus diakhiri dengan penyesalan panjang.
    Kasus yg sama menimpa saya dan suami saat berlibur ke bali 17 – 21 April 2014. Saat kami berjalan2 di legian tepatnya di monumen legian, seseorang yang mengaku bernama suryani mendekati saya dan mengatakan kalau mereka sedang melakukan survey untuk peningkatan kualitas parawisata di Bali. Dan saya salah satu yang diminta untuk memberikan masukan, makanya diminta mengisi formulir. Keesokan paginya sy saat sy sedang duduk2 di pantai Kuta, sy mendapat telp dr royal hotel memberitahu bahwa sy memenangkan undian voucher hotel gratis seminggu di bali untuk liburan berikutnya. Untuk itu kami diundang untuk mengambil vouchernya sekalian ntuk melihat2 fasilitas hotel yang ada dalam paket gratis tsb. Singkatnya prosesnya sama dengan yang dishare diatas, namun sblm brkt saya dan suami sdh curiga karena ini too good to be true. Pasti ada embel2nya. Wkt di resepsion kami didata dan diminta menunjukkan cc dan sy curiga krn dia minta cc gold ataua platinum. Krn sy hanya punya silver maka kemudian yg ditanyain adalah kartu ANZ (mungkin krn ini limitnya lbh besar). Dan sy smkn yakin klo ini akan ada kaitannya dgn pembayaran yg melebihi 10 jt.
    Dgn sopan kami mengikuti presentasi yg emang sangat menggiurkan itu tp hati kecil sy selalumengatakan tidak akan mengeluarkan sepeserpun dan sampai semua proses wawancara dan showing room selesai sy tetap mengatakan tidak tertarik bergabung. Waktu pulang kami diberi voucher makan 100rb beserta oucher hotel yang dia janjikan tp kami tidak akan menggunakan voucher ini ataupun memberikannya pada org lain krn ini kayaknya adalah vocher untuk masuk dalam perangkapnya.
    Intinya kalau mau liburan pilih saja hotel yang sesuai kemampuan gak usah beriming2 dpt fasilitas bintang 5 dgn harga bintang 3. Again, its too good to be true.there is no free lunch.
    Semoga share ini bisa membantu. Terima kasih

  4. firman julizain mengatakan:

    Terima kasih sdh berbagi..sy baru terima sms dan tlp alhamdulillah dtuntun ke tulisan ini. Semoga tdk ada korban lg.

  5. Leonardo David Yuliandy mengatakan:

    Hai, saya Aldo …
    Saya juga sudah pernah menggunakan Voucher Karma Royal Group itu di Bali kemaren tanggal 19-22 Desember 2013 yang lalu dan saya pikir itu bukan penipuan.

    Saat dijelaskan di Gandaria City (saya lupa lantai berapa) saya dan istri memang tidak tertarik dengan skim keanggotaan yang ditawarkan karena kami lebih memilih berbisnis dan berinvestasi di Property seperti Apartemen atau Landed House secara Cash Bertahap dan kemudian dijual kembali setelah harganya naik.

    Skim yang ditawarkan adalah Rp. 80 juta dan ada biaya maintenance fee sebesar Rp.2 juta pertahun yang dibayarkan selama 25 tahun atau apa begitu saya lupa. But, actually that’s fair enough, itu kan penawaran mereka so kalau setuju silahkan ambil, jika tidak setuju ambil saja voucher gratisnya he he he … tidak ada ruginya. Aldy memang di-training untuk ber-acting “ANTAGONIS” seperti itu Bapak dan Ibu, mereka sudah di training secara intensive untuk menggelitik gengsi Bapak dan Ibu supaya Clossing. Ada banyak sekali cara clossing dan jebakan mereka, baik dengan cara halus dan maniiiisssss sekali terhadap kita, pasangan maupun anak-anak kita (jika kita bawa anak), menyanjung jabatan dan duit kita, atau bahkan mungkin meragukan jabatan atau duit kita supaya kita gengsi dan mengambil keputusan emosional dengan alasan : “KAMU PIKIR SAYA TIDAK MAMPU APA KALAU HANYA BAYAR SEGITU” dan akhirnya TERJEBAKLAH ANDA HAHAHA !!! Ternyata saya lebih jago dari si Aldy itu karena saya dan istri yang memang agen asuransi sudah lebih senior daripada Aldy, jadi trick’s Aldy ketahuanlaaahhh hahaha … kami sudah lebih dahulu di training sales skill begitu. Jawaban yang mematikan katakan saja jujur, saya hanya ingin voucher menginap gratis anda saja kok, dan saya tidak punya porsi uang yang akan saya bagi untuk membeli skim yang anda tawarkan. Saya sudah punya rencana lain dan saya pikir saya tidak perlu share rencana itu kepada Anda. That’s it !!!

    Kemudian kami menikmati saat-saat indah dan irit di Bali menggunakan Voucher itu, kami menginap di Seminyak Square, kamar standard dan toilet standard Hotel Bintang 3. Dapat sarapan juga selama 3 hari, Mantaaaaapp kan ??

    Kami menginap tanggal 19-22 Desember 2013, dan kami kebagian Presentasi tanggal 21 Desember 2013, hanya 2 jam, diperlihatkan contoh standard kamar bagi member yang lebih mirip konsep apartemen sih daripada hotel menurut kami. Meskipun sales dan supervisornya sudah nyerocos terus mengenai segala benefits yang dimiliki member, iyakan saja semua. enggak rugi juga kok cuman 2 jam. Tips dari saya : Jangan banyak cerita, jangan banyak tanya, apalagi curhat waddoowww !!! Jadi lama tuh entar !!!… Segeralah mengeluarkan kalimat yang sama seperti di atas, dan taadaaaaaa !!!! kami bisa jalan-jalan lagi dengan bebas … en pastinya iritooooo …

    Jangan pernah menanda tangani apa pun dan membiarkan kartu kredit Anda di fotocopy. Maka bebaslah jalan-jalan gratisssssss ….

    Liburan yang indah, irit, dan memorable bersama keluarga.

    Pintar-pintarlah memanfaatkan fasilitas Karma Royal Resort tanpa harus terjebak, jangan takutlah kita lebih pintar dari mereka …

    Aldo

    • Iphays mengatakan:

      Saya tidak bilang praktik karma royal ini penipuan, walaupun saya yakin cara dan itikad jualannya buruk, karena banyak menyembunyikan keterangan yang sebetulnya merugikan member/calon member. Namun ditutup/dikemas seolah-olah jualanya baik, luar biasa, dan menguntungkan. Tidak semua orang bisa bersikap seperti cerita Bapak, termasuk saya. Namun hal ini jadi pelajaran seumur hidup, jangan sungkan mengatakan “TIDAK.” Liburan buat saya tidak boleh ada gangguan, apalagi ikut presentasi sampai jam-jam an. Terima Kasih atas komentarnya

  6. cicilia mengatakan:

    hampir percaya menang undian, untung masi berpikir jaman sekarang mana ada yg gratis, jdny lgsg searching google dan muncul blog ini. Thx God ga jadi tertipu

  7. bpa mengatakan:

    makasih atas share nya ya untung saja ada blog ini….. 2 hari lalu saya mendapatkan sms dari 888888888888 dan tadi pagi sy ditelp bahwa sy dan keluarga telah mendapatkan kesempatan menginap gratis 3 hari di hotel royal yang akan dibuka dalam waktu dekat ini. lalu sy tanya, anda mendapatkan nomor sy dari mana, lalu mereka menjawab bahwa sy adalah salah satu nasabah terbaik di bank bca, mandiri, bni & bri… dalam pikiran saya, saya hanya nasabah bank bca saja kok… trus saldonya gak banyak juga kok… trus knapa sy bisa disebut jadi nasabah terbaik…??? bla..bla… singkat cerita sy minta senin untuk datang ke kantor sy… ok..sy kerjain nannti… blum tau dia berhadapan dengan siapa… kalau ada yang merasa pernah ditipu…. tunggu kabar dariku… hahaha……

  8. budianto mengatakan:

    Hampir kena tipu dengan mulut manis dari Laurensius orang kupang yg sewaktu kami ke nusa dua bali, mirip2 tawaran yg sama ……tp saya curiga krn maksa mesti kesana dgn driver mereka sedangkan saya ada sewa kendaraan, beruntung pak made driver kami langsung ngomong “tidak..” maka selamat lah kami. Ini orang memaksa, hati2 guys…..jgn percaya hal seperti ini, Gbu

  9. Dipa Laksono mengatakan:

    saya sudah terlanjur menanda tangani kontrak di bali club tgl 17 mei 2014 kemaren …
    dan sedih , terkejut ternyata setelah saya gogling banyak sekali komen negatif … mau gimana lagi nasi sudah menjadi bubur…
    merasa tertipu dan setelah bener2 di pahami perjanjian kontrak sangat memberatkan pihak pembeli …
    baru saja saya tlp untuk bertanya ke cs… tapi saya dilayani dengan baik… karena saya sudah membayar 2.240.000 dan keanggtaan saya baru berlaku setelah saya melunasi deposi yaitu membaar lagi 2.240.000.

    saya coba cari informasi tetang pembatalan kontrak pada bali club …
    tapi setelah saya pikir dari pada membatalkan dan uang saya hilang tanpa dapet apa2 mungkin saya akan mencoba membayar lagi 2.240 kemudian saya akan menggunakan fasilitasnya ….kalo ditung2 lebih baik saya gunakan fasilitasnya dari pada uang hilang :( setelah itu sebelum cicilan saya berencana membatalkan kontrak kerja dengan alesan pelayanan tidak memuaskan tidak sesuai dengan yang di tawarkan :)

    untuk yang sudah berhasil membatalkan kontrak apakah anda mendapatkan uang anda kembali …
    tolong di share pengalamannya :(

    nyeseg:(

  10. Arfi mengatakan:

    Thank’s share nya ya….
    sangat bermanfaat sekali tulisan di bog ini.
    Thank’s to Allah ….yang sudah melindungi saya dari MODUS PENIPUAN ini.
    Thank you so much………

  11. m. yasin mengatakan:

    Sama nih om” n agan” sekalian.
    Kejadian beberapa minggu yll, kronologisnya sama persis.
    Dapat sms – di telp – wawancara dan berakhir dgn penolakan yang bernada kasar.
    Tp ane maksa bwt dapat voucher gratisnya dgn alasan perjalanan kami jauh ke gancit krn memang kami tinggal di Bogor dan sudah membuang waktu kami.
    Akhirnya dgn nada balik marah, kami diberikan voucher gratisnya krn Kalau tidak akan ane tuntut dengan kasus penipuan. Ane ngaku pekerjaan sebagai pengacara :))
    Tp voucher yg diberikan tidak berlaku he…
    Harus hati” dan tetap berpikiran jernih dalam kasusu semacam ini.
    Terima kasih atas info dan sharing”nya.

  12. adek mengatakan:

    Selamat sore smuanya…
    saya baru saja mengalami hal yg sama..
    Alhmdulillah…Allah SWT kasi petunjuk dgn membuka blog ini..
    Yg saya alami sama sprti yg lain..dpt sms dr KARMA VIP beberapa hr yg lalu..dan td br saja d tlp dr no 081297239953. sy hrs dtg besok atau rabu u ambil voucher dan mendgrkn penjelasnnya slama 60 mnt. tp hrs dtg brsama suami krn hrs dtg berdua. d ty umur jg krn ktnya ada batas umur u penerima voucher. sy sempat berty apakah ini penipuan dia menjwb tdk dan meminta sy u membuka website http://www.royalresorts.com.au. krn ktnya ini PMA trs hotelnya jg baru.. jd ini u perkenalan mengenai hotelnya..
    saya menjwb u berty suami sy dl apakah besok bs dtg k gandaria 8 lt 19.jd sy minta u menanyakn k suami sy dl dan dia setuju u tlp sy lagi sekitar 20 mnt kemudian. alhmdulillah..suami sy lg sibuk dan tdk bs d ty. jd sy py kesempatan u cr tau dl d google. tdnya percaya wktu liat websitenya.. cm knp ga ada no tlp ato alamat jkt ya. krn kn td ktnya perwakiln d jkt ya di gandaria itu. mmg karma vip dan royal resort berhubungan.. akhirnya sy ktm blog ini.. alhmdulillah sblm dia menelpon lg. wktu sy d tlp,sy jwb saja klo suami sy tdk bs d hub. syukurnya dia tdk berty nama suami sy alamat sy atau apapn.. dan tdk ngotot jg u maksa sy dtg. cm dia msh berusaha u blh menelpon sy kembali bsk u ty apakah sy bs dtg.. yah..yg pntg msh baik2 bcra..jwb baik2 saja.. ga nguras emosi.. dan yg terpenting sy sdh tau kenyataannya.. ALHAMDULILLAH… :)
    smua yg testimoni mirip dgn yg br saja sy alami..
    makasih u smua testimoni di blog ini..
    makasih u pak iphays yg sudah berbagi ke kita smua..
    smoga ga ada lagi korban2 yg lain ya..

  13. durre mengatakan:

    Fyi : hal ini sedang dalam proses penyelidikan / investigasi dari pihak berwenang , ditunggu saja kabarnya apa benar ada delik penipuan atau memang cuma terpedaya mulut dari sales2 itu.? kalau terbukti ada modus perbuatan melawan hukum maka dari sales sampai direktur akan diangkut semua ke trunojoyo..mereka akan merasakan free voucher hotel prodeo dalam waktu yg lama…

  14. aya mengatakan:

    untung nemu blog ini…trims atas sharing nya…nyaris saja…

  15. Obby mengatakan:

    Puji Syukur,,, Dg adanya blog ini sy jd bersyukur terhindar dari penipuan karma royal VIP.

  16. Harry mengatakan:

    Alhamdulillah… untung saya menemukan blog ini. Baru saja saya dapat telpon dari marketing K*rma R*yal Group. Modusnya sama persis dengan yang diceritakan agan-agan semua, nomer nya pun sama 081297231972 cuma kali ini ngaku nya namanya Sandra. Hampir..hampirr aja saya memutuskan datang kesana sama istri dan anak. Syukur deh nggak kejadian. Makasih banyak ya buat penulis blog ini udah sharing. Thanks again.

  17. MiLLa Garina mengatakan:

    Alhamdulillah untung googling dulu. Td jam 19.35 dpt sms dari KARMA VIP jg krn shock kesenengan googling dulu deh sebelum dpt tlp besok (gak mungkin jg malem ini di tlp)…
    Eeehh yg keluar web ini. Yasudh jd klo besok ada tlp mengatasnamakan si karma ini langsung tak semprot teepuuu!!
    Thk u infonya… ;)

  18. MiLLa Garina mengatakan:

    Alhamdulillah untung googling dulu. Td jam 19.35 dpt sms dari KARMA VIP jg krn shock kesenengan googling dulu deh sebelum dpt tlp besok (gak mungkin jg malem ini di tlp)…Eeehh yg keluar web ini. Yasudh jd klo besok ada tlp mengatasnamakan si karma ini langsung tak semprot teepuuu!!Thk u infonya… ;)

  19. nita angelia mengatakan:

    Alhamdullillaaahh msh diberi selamat… Siang ini baruu aja suami saya ditlp sm c royal itu di jadwalkan bsk dsuruh ambil jam 17.30 suami krn br pulang dr luar kota jd msh cape Dan minta reschedule hr senin/selasa depan.. Pas diceritain suami dpt free voucher hotel di Bali /luar Negri seneeng donk.. Lumyan kan klo dibali harga resort2nya…
    Dan krn saya orgnya penasaran,tiap Ada apa2 pasti brosinh dl :D jd saya brosinglah royal vip ini dan ketemu banyak artikle soal RV ini… alhamdulillaahh msh diksh jlan sama Allah Dan ketmu article ini lgs saya forward ke suami… Trimakasih ya infonya :)

  20. otoy mengatakan:

    yang saya heran mereka tau nomer kita darimana yah ?? pekerja BANK atau BANK nya sendiri kah yang membocorkan data customer ?
    saya sih dari awal dah yakin ini penipuan .. ditelp berkali2 gak saya angkat .. akhirnya saya block caller numbernya aja .. hari gini masih ada aja orang yang mau nipu .. hadehhh

  21. udin mengatakan:

    saya sudah jadi korban, sekarang sedang proses pembatalan dgn mengikuti saran dari p iphays, untuk selanjutnya sy mhn bantuan pak iphays utk memandu saya dalam menghadapi karma royal ini, terima kasih

  22. risky mengatakan:

    mf sebelum nya
    saya pernah d undang dari karma yoral group, dan sya datang k gedung gandaria 8 lt.19 unit B.
    sya dan istri sya datang jam 17.40 dan d smbut dgn resepsionis nya
    mereka menanyakan ktp sya dan istri sya, dan mereka menayakan cc sya
    setelah sya lht kn cc sya mereka tidak menyentuh nya hnya melihat nya sja
    setelah it sya d bimbing msuk k suatu ruangan
    d ruangain it udh ramai orng yg udh d ungan

    singkat cerita sya dan istri sya preview d sna
    dan slesai smpai jam 7.20 sya klur krn udh 60 menit sya lbh sya d dlm
    dan stelah it sya d bimbing lg untuk pngambilan voucher penginapan gratis nya

    benar sekali sya tidak di pungut biaya sepeserpun sma sekali dri mereka

    mereka itu sebenar nya bukan penipu, mereka itu membagikan vouhcer itu tdak gratis kta membayar voucher meluangkan wktu kta hadir di sya

    bgi yg kurang percya
    bsa di buktikan sndri, krn sya dan istri sya udh mendapatkan voucher nya dan kmi berdua berencana liburan d jerman d kota bavaria

    klau yng dpt tlpn dri karma royal group d angkt sja lalu anda buktikan sndri, krn sya jga pernah kecewa dgn berita miring yg mengatan mereka penipu, tp saat sya membuktikan sndri mereka bukan penipu

  23. santi mengatakan:

    Terimakasih infonya, semoga kebaikan bpk berbagi informasi mendapat blsn nikmat dr tuhan..semoga jaringan ini bs dibongkar oleh pihak yg berwajib, amin

  24. Wiwik mengatakan:

    Terima kasih infonya untung sy buka website ini jd tau deh tentang karma VIP . Thnks

  25. momo mengatakan:

    Uhh..baru aja dapat sms dari KARMA VIP utk 7 mlm di bali… thanks infonyaa

  26. klp gading mengatakan:

    Sy sdh menandatangani kontrak dn sdh mnyerahkn dp..mohon bantuan teman2 yg spt saya utk bersama2 mnuntut ke karma royal ini dgn cara apapun..pin bb 212e5ff4

  27. klp gading mengatakan:

    Ada yg mau koment atw pngalaman baru ttg karma ?

  28. Frillazeus mengatakan:

    Saya baru aja didatangi “agen”nya di depan Discovery Mall, Kartika Plaza Street, Kuta. Modusnya mirip dengan yang ada disini: http://www.virtualtourist.com/travel/Asia/Indonesia/Bali/Bali-1223706/Tourist_Traps-Bali-TG-C-1.html (post dari Kaicul).

    Seorang agen wanita datang, memberikan dua buah kartu undian, satu untuk saya dan satu untuk pacar saya. Dia bilang “buka dulu aja, sayang, sedang ada undian dan promosi dari Karma Royal Hotel”. Kami buka dan voila, saya dapat couple t-shirt, pacar saya dapat “1st grand prize winner”. Gile, jelek banget ya keberuntungan saya.

    Hadiah di kartu pacar saya beragam, A-D, A = voucher menginap 7 malam di royal hotel, B = uang CASH 1000 USD (Holy shit, mimpi apa liburan dapet uang cash?), C = DSLR Nikon (Pas banget, DSLR saya ketinggalan di rumah), dan D = Voucher belanja IDR 2,000,000.

    Now this smells fishy.

    Kenapa ada IDR 2,000,000 disandingkan dengan hadiah-hadiah yang nilainya di atas 10 juta?

    Lalu sewaktu agennya menerangkan, saya tertarik dengan poin B, uang cash USD1000. Lunas sudah semua biaya liburan kali ini, plus dapet biaya 2 kali liburan lagi di Bali. Tapi, anehnya, dia bilang bahwa itu tidak akan diserahkan dalam bentuk USD, karena saya orang lokal. Diganti dalam rupiah tapi nilainya kurang lebih hampir 12 juta. Fair enough, but weird enough. Emang ada ya undang-undangnya, orang Indo nggak boleh pegang USD? Selain itu, uang tersebut hanya bisa dibelanjakan di Sogo dan outlet-outlet discovery mall. He? Saat pacar saya bertanya “ini voucher?” Dia jawab, “bukan mbak”. Jadi, ini uangnya discovery mall ya? Eh gimana sih? Pikir saya dalam hati.

    Singkat cerita, kami dijanjikan jemputan di depan discovery mall, memakai taksi bali, tapi pick up pointnya di depan discovery plaza itu. Mungkin bagi sebagian orang ini nggak aneh ya, tapi bagi saya ini aneh. Meeting pointnya di depan discovery plaza? Nggak elit amat. Dan dia nyerocos aja terus kesana-kemari, tanpa membuat saya menjadi mengerti, saya ini harus ngapain sebenarnya untuk mendapatkan hadiah saya ini? (hadiah pacar saya sudah terasa seperti hadiah saya ha ha ha ha). Akhirnya, saya dan pacar saya sibuk nanya-nanya dan dapat kesimpulan sebagai berikut: Kami diminta datang besok untuk spend time di hotel Karma, dan mengambil kaos saya, serta membuka (menggosok) lambang koin emas di kartu pacar saya, untuk mengetahui huruf apa yang terdapat di balik koin itu. Hadiah akan diberikan sesuai huruf tertera disana.

    Terakhir, dia sempat menambahkan bahwa akan ada hadiah or promosi tambahan jika kami punya kartu kredit visa, master card, atau keanggotaan airlines seperti garuda. Dan kebetulan saya punya semua, saya godain aja “Kalau punya tiga-tiganya dapet tiga nggak Mbak?” Dan dia cuma ketawa. Ketawa garing, tegang amat ya pikir saya. Lalu kami tanya-tanya sebenarnya ada program apa, dan dia cerita kalau dia ini sedang training. Jika saya datang, dia akan dapat poin, jika poinnya sampai 200, dia akan di-hire permanen. Dia juga bilang ada 250 orang tesebar di jalanan itu seperti dia, pake nametag, kaos berkerah ala SPG otomotif, sedang mencari orang seperti saya, supaya mereka juga bisa mendapatkan poin. Kalau saya besok datang, dia akan dapat 15 poin. Tadinya kalau umur saya atau pacar saya 27 tahun, dia akan dapat 50 poin. Poin dia sekarang? 130. Wih selamat ya Mbak, sebentar lagi tuh dihire permanen. Dan dia juga minta nama dan nomer telepon pacar saya, dan berpesan kalau ada lagi yang menawari, bilang saja sudah ditawari Ema, supaya kompetisi berjalan fair.

    Yes, this is getting weirder and weirder.

    Baru tahu ada sistem rekrutmen begini, canggih amat ya hotelnya, OJT-nya terasa sekali. Jadi dia siang kerja di hotelnya, lalu malam mencari mangsa, wisatawan lucu kayak saya dan pacar saya gitu? Kapan istirahatnya ya? Dan kenapa ada persyaratan umur segala? Mana saya belum 27 lagi, masih kinyis-kinyis, kasihan khan poinnya cuma 15?

    Tapi yasudahlah, karena memang kondisi hati sedang senang, haha hihi aja, terimakasih juga ke agennya, karena kalau dia tidak nyapa, saya dan pacar saya tidak akan dapat hadiah luar biasa ini. Kami lanjutkan mengelilingi daerah kuta plaza, memutari area pertokoan, dan balik lagi ke Jl. Raya Kuta.

    Now, there is something very strange here.

    Kemana 250 orang yang dia ceritakan tadi? Tidak satu pun orang berseragam seperti dia, menawarkan hal yang sama kepada kami. Bahkan saya tidak melihat orang yang mirip seperti dia di mana pun.

    Sesampainya di hotel, saya bilang ke pacar saya untuk googling dulu tentang hadiah itu.

    Dan, menemukan blog ini dan banyak sumber lain.

    Karena sudah yakin tidak akan datang, “koin” di kartu itu pun kami buka, dan huruf di baliknya adalah “A”.

    Ah, sudahlah, memang tidak jadi dapat uang cash 12 juta. Sudahi saja. :mrgreen:

    • Iphays mengatakan:

      Modus yang sama dengan kemasan yang berbeda, tks udah nambahkan pengalaman yang baru. Semoga bermanfaat untuk para turis domestik yang mau berlibur ke Bali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: